Press "Enter" to skip to content

Tips Mengatasi Anak yang Sering Ngambek dan Sulit Diatur

Diberikan kepercayaan oleh Tuhan untuk merawat anak merupakan suatu anugerah yang tidak bisa ditukar dengan apa pun. Saking sayangnya, terkadang orang tua memperlakukan buah hati mereka terlalu berlebihan. Akibatnya, timbullah beberapa perangai yang kurang baik, seperti mudah marah dan tersinggung, berteriak-teriak, dan lainnya. Dan yang menjengkelkan adalah kondisi ngambek.

Kalau anak ngambek tentu sulit diajak berkoordinasi dan menyelesaikan masalah. Seperti misalnya, setelah makan anak dibiasakan untuk turut membantu mencuci piring di dapur. Namun karena ia sedang ngambek, maka untuk melakukan kegiatan tersebut cukup sulit.

Tapi, tampaknya hal tersebut tidak berlaku bagi seorang artis sekaligus presentar Astrid Tiar. Ia mengaku punya cara jitu menghadapi anak yang suka ngambek dan sulit diatur. Ibu dua anak ini bahkan pernah mengatakan pada media, tips yang sering ia lakukan untuk meredam kelakuan anaknya ketika sedang ngambek, yaitu dengan mengajaknya berdiskusi atau ngobrol.

tips menghadapi anak ngambek

“Aku lebih cenderung ngajak dia ngobrol sih ya. Lebih ke negosiasi aja. Biasanya itu berhasil dan bikin dia nggak ngambek lagi.” Kata Astrid selama event #MyBabyKeramasCeria di Playparq, Kemang, pada 28 Februari 2017 silam.

Lebih lanjut Astrid menjelaskan, kalau saat anaknya ngambek, nangis, dan guling-guling di tempat umum, maka ia memilih untuk membiarkan si anak melakukan hal tersebut. Sebab, menurutnya anak akan capek sendiri jika berlama-lama ngambek dan marah.  Meski terlihat tak acuh, sebenarnya Astrid juga memperhatikan buah hatinya. Biasanya secara lembut ia menyampaikan ke anaknya kalau menangis tidak akan mengubah apa pun, sehingga secara perlahan, sang buah hati pun diam dan mengerti.

Hal serupa juga sempat diutarakan oleh psikolog anak, Anastasia Satruyo, MPSi. Menurutnya, anak-anak yang ngambek bukanlah tanpa alasan. Mereka bertindak demikian karena belum mengenal sisi emosionalnya sendiri. Ketimbang menyalahkan anak, Anastasia menyarankan para orang tua agar memperkenalkan sejumlah tipe emosi pada anak, supaya mereka paham dan tahu konsekuensinya.

Tips Mengatasi Anak Ngambek

Anak yang ngambek sebenarnya sedang menunjukkan emosinya, tetapi ia tidak tahu cara yang benar mengekspresikannya seperti orang dewasa pada umumnya. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Anastasia membagikan tipsnya kepada orang tua dalam mengatasi situasi anak ngambek.

anak ngambek

Beri waktu pada anak

Anastasia berpendapat untuk membiarkan anak-anak mengungkapkan emosinya dan ajak mereka bicara, sehingga mereka lebih mudah diberi nasehat meski hanya melalui perkataan mulut saja. Selain itu, pastikan orang tua berada dalam kondisi yang tenang dan berhati-hati saat menghadapi situasi tersebut. Untuk membuat anak mengerti dan paham memang tidaklah mudah, sehingga diperlukan kestabilan emosi dan ketenangan dalam menghadapi sang buah hati.

Selain itu, kadang-kadang karena anak ngambek ia akan meminta sesuatu yang ingin dipenuhi. Nah, pada saat seperti ini orang tua harus bijak. Tidak semua keinginan anak dikabulkan meski alasannya sayang dan tidak tega.  Dijelaskan juga bahwa saat anak ngambek dan marah, biarkan ia sendiri terlebih dahulu lalu ajaklah bicara jika kondisi sudah membaik, sehingga emosinya sudah cukup tenang dan  bisa menerima pendapat atau perkataan orang lain.

Jangan merayu anak

Hal paling dihindari adalah merayu anak untuk membuatnya tenang. Sikap seperti ini akan menjadikannya seorang pemarah dan mudah ngambek. Ia akan berpikir bahwa cara ngambek bisa membuat orang tua mengeluarkan berbagai jurus atau rayuan yang bikin ia makin senang ke depannya.

Sekilas masalah tersebut tampak sepele. Tetapi perlu disadari bahwa kebiasaan ngambek tanpa memberi pemahaman akan membawa dampak bagi anak, baik di masa sekarang maupun di masa depan. Dan tentunya, secara emosional, anak menjadi lebih rapuh.