Press "Enter" to skip to content

Month: August 2018

Mengenal Gejala ADHD pada Anak dan Cara Menanganinya

ADHD atau Attention Deficit Hyperactivity Disorder adalah kondisi gangguan kesehatan mental yang terjadi pada anak. Gejala ADHD pada anak mencakup:

  • Kesulitan berkonsentrasi
  • Kesulitan mengendalikan impuls
  • Aktifitas berlebihan

Meski tidak ditemukan penyebab spesifik dari ADHD, ada banyak faktor sosial, biologis, dan lingkungan yang dapat meningkatkan resiko seseorang untuk menderita gangguan ini.

anak adhd

ADHD sendiri dibagi menjadi 3 sub-tipe,

  • Tipe Predominan Inatentif (ADHD-PI)

Ada 6 atau lebih gejala inattention, namun hanya sedikit gejala hyperactivity-impulsivity  yang terjadi pada anak hingga dikategorikan sebagai ADHD-PI. Biasanya anak dengan gangguan ADHD ini akan sulit tidur dan tampak jarang melamun. Gejala lainnya adalah kesulitan belajar, lambat memproses informasi, dan kesulitan mengingat.

  • Tipe Predominan Hiperaktif-Impulsif (ADHD HI)

Sebaliknya, anak dikategorikan menderita ADHD-HI jika ditemukan enam atau lebih gejala hyperactivity-impulsivity tapi sedikit gejala inattention pada saat diagnosa. Masalah yang timbul pada anak dengan ADHD-HI adalah kesulitan untuk mengontrol perilaku. Tampak agresif dan sering membangkang. Sering ditemukan pada anak-anak di usia pra-sekolah.

  • Tipe Kombinasi (ADHD-C)

Seperti yang telah disiratkan di dalam namanya, ADHD tipe ini adalah kombinasi dari 2 kategori di atas di mana anak terdiagnosa dengan 6 atau lebih gejala baik itu inattention ataupun hyperactivity-impulsivity. Otomatis gejala yang timbul pun kombinasi dari keduanya.

Orang dengan ADHD memiliki resiko tinggi menderita kecemasan, depresi, mood swing, dan lebih mudah terjebak di dalam penggunaan narkoba dan alkohol. Akan menghadapi banyak permasalahan interpersonal dan masalah akademis dari sejak kanak-kanak.

Pertolongan Pertama Pada ADHD

Kenali gejala ADHD pada anak secepatnya dengan membawanya ke ahli medis yang mampu mendiagnosa dengan baik gangguan mental ini seperti dokter, psikolog atau psikiater anak. Dapatkan informasi secara mendetail seperti tipe ADHD dan seberapa parah level ADHD yang diderita anak.

Ada dua cara pengobatan yang bisa dilakukan, yang pertama adalah dengan obat-obatan yang tentunya harus dengan rekomendasi ahli medis. Dan yang kedua adalah dengan terapi untuk melatih anak mengendalikan perilaku dan dorongan yang ada di dalam dirinya.