Press "Enter" to skip to content

Category: Tips

6 Tips Mudah Membangun Kedisiplinan Anak

Anak adalah anugerah dari Sang Pencipta. Sebagai anugerah, orang tua sudah sewajarnya menyayangi dan menghargai buah hati mereka. Tapi, sayangnya, banyak lho orang tua yang ngga tahu bagaimana cara mendidik anak dengan baik dan benar sesuai dengan fitrahnya. Padahal, hampir setiap orang tua menginginkan anaknya menjadi seorang yang disiplin dan penurut.

Mendidik agar anak disiplin dan patuh terhadap ayah bundanya bukan hal yang gampang. Kita semua sebagai orang tua ngerasain kan? Karena walaupun mereka anak kita, mereka punya karakter masing-masing. Makanya, tiap anak ada caranya tersendiri, ngga bisa disamaratakan. Lalu, gimana dong supaya target anak disiplin dan patuh bisa terealisasi? Mungkin beberapa tips di bawah ini bisa sedikit ngebantu kebingungan ayah bunda:

  1. Ayah Bunda yang Kompak

Menurut Jane Nelsen  dalam buku “Positive Discipline”, kunci sukses yang pertama dan utama adalah ayah bunda yang kompak. Ga perlu tuh adu kekuatan dengan pasangan di depan anak supaya dihormati. Jadi, ga usah ya merasa harus jadi paling hebat di depan anak dengan adu argumen yang justru akan bikin anak-anak bingung. Anak adalah peniru ulung. Jangan sampai anak-anak ngikutin sifat ayah bundanya  yang satu ini di lingkungan sosialnya.

Ayah bunda wajib untuk selalu kompak dalam mendisiplinkan anak. Kalau anak sudah melanggar aturan, jangan sampai rasa ga tegaan membuat ayah atau  bunda juga melanggar aturan yang dibuat sendiri di rumah. Kesalahan anak harus dilurusin, jangan dibenarkan dengan alasan apapun. Ayah bunda harus selalu satu suara untuk perbaikan ini. Hal ini supaya anak ngga ngerasa bingung.

  1. Berikan Contoh Bukan Kata-Kata

Jadi orang tua teladan ya ayah, bunda! Anak-anak akan ngikutin apa yang orang tua contohkan. Misalnya, ayah menyuruh anak untuk mengerjakan sholat. Caranya dengan ngajak anak berangkat ke masjid bareng dengan ayahnya. Disiplin artinya melakukan bersama, bukan memberi perintah. Ajak anak-anak ikut serta bersama-sama dalam kegiatan yang orang tua ingin anak-anak kuasai jadi bonding antara anak dengan ayah dan bundanya semakin kuat.

 

tips membangun disiplin anak

 

  1. Pendidikan Agama Sejak Dini

Bentuk pribadi anak  dengan cara mengenalkan pendidikan agama sejak dini. Ini sudah satu aturan baku, lho! Karena bagi kita yang meyakini agama, membentuk anak sejalan dengan nilai-nilai agama, akan memudahkan proses pendisiplinan. Anak jadi tahu, mana yang baik, mana yang buruk.

Tanggung jawab pendidikan agama ini mutlak di tangan orang tua ya, jangan anggap ini tugas lembaga sekolah. Ayah dan bunda harus siap mengajarkan dasar pendidikan agama sejak dari rumah. Jadi, sebagai orang tua, kita juga perlu belajar ilmu agama sebelum bisa jadi teladan buat anak kita sendiri.

  1. Aturan adalah aturan!

Mau anak yang disiplin dan penurut? Yakin? Kalo iya, bikin aturan dengan sanksi yang jelas. Caranya, diskusi bareng dengan anak-anak untuk nentuin aturan dan sanksi yang sesuai. Diskusi ini bisa bikin anak merasa terlibat dan membuat mereka menghormati hasil diskusi. Sekalian, mengajarkan ke anak proses pengambilan keputusan.  Tapi ingat, hukuman ngga boleh dalam bentuk kekerasan, ya! Kita harus bisa mengajarkan, kekerasan sebagai jalan terakhir.

Selain hukuman, orang tua bisa memberikan hadiah untuk anak-anak karena telah bersikap baik. Supaya anak-anak termotivasi dan paham, mendapat hadiah jauh lebih nyenengin daripada dihukum.

Aturan harus bersifat fix ya, supaya ga ngebingungin anak. Kita sedang membentuk karakter anak, dan itu butuh konsistensi. Sebelumnya yuk, jadi orang tua yang komit dan konsisten.

berkomunikasi dengan anak

 

  1. Komunikasi Hangat dan Terbuka

Tips selanjutnya yang harus dilakukan orang tua setiap hari adalah komunikasi. Komunikasi di sini, ga sekedar ngobrol ya bun, tapi komunikasi dua arah yang hangat dan terbuka. Sebagai orang tua, kita harus jadi tempat pertama anak-anak curhat. Kita juga harus jadi tempat pertama anak-anak memberikan informasi. Kenapa? Karena kebanyakan anak-anak yang tidak disiplin dan membangkang orang tuanya sebabnya karena orang tua ga mau mendengar keluh kesah mereka.

Sedih ga sih, tau anak kita lebih suka ngobrol berjam-jam dengan temannya yang mungkin aja kasih saran yang menyimpang. Yuk, ayah, bunda, buka hati kita, terima anak-anak kita dan luangkan waktu berkomunikasi dengan mereka dan bukan menjadi majikan mereka.

  1. Doakan Anak Selalu dan Selalu

Sebaik-baik orang tua ngejaga, tetap kita ga bisa mencegah pengaruh buruk kepada anak-anak kita. Kita sudah maksimal ngejaga, ngedidik, ngasih tau sebagai orang tua dan teman. Tapi, kok anak masih belum disiplin dan patuh? Jawabnya cuma satu, anak kita bukanlah diri kita. Mereka adalah makhluk mungil dengan takdir dan karakter mereka sendiri. Jadi, langkah terakhir dan utama yaitu mendoakan mereka.

Doakan mereka selalu, setiap saat. Supaya yang baik tertanam di diri mereka tetap diingat. Dan yang buruk di sekelilling mereka bisa dihindari. Pada Tuhan kita serahkan anak-anak kita.

Bagaimana ayah bunda dengan tipsnya? Tidak sulit bukan? Cuma butuh konsistensi dan tekad yang kuat untuk ngejalaninnya. Good luck Ayah Bunda!